PENASARAN MENGAPA RIBA DILARANG?? BACA INI!

Tahukah anda bahwa ternyata riba dilarang karena dosanya yang sangat besar? Riba bisa merugikan diri sendiri dan orang lain yang tidak tahu apa-apa. Riba telah mengakibatkan seluruh beban kehidupan menjadi semakin berat, karena biaya dan harga apa pun menjadi berlipat ganda. Jika sudah seperti itu, bukankah riba sangat merugikan?

Dalam al-Quran, Allah SWT telah jelas melarang praktik riba yang berlipat ganda (mudhoafah). Ancaman Allah terhadap para pelaku riba sangat berat dan mengerikan. Tapi mengapa masih banyak orang yang terjebak dalam riba? Salah satu jawabannya adalah karena mayoritas sistem pembayaran di dunia ini menggunakan praktik riba. Pinjam uang ada bunga, gadai barang ada bunga, kredit rumah ada bunga, kredit mobil ada bunga, jadi mau tidak mau masyarakat harus mematuhi sistem praktik riba tersebut.

Tapi, mematuhi sistem riba tersebut sebenarnya bukan satu-satunya jalan agar anda bisa meminjam uang, gadai barang, kredit barang. Anda masih bisa mencari lembaga peminjam uang, gadai barang, kredit barang dengan cara yang halal, yakni bebas dari riba.

Sebagai umat muslim yang baik, kita tidak boleh melanggar apa yang telah dilarang oleh Allah SWT. jika Allah telah mengharamkan riba, maka tugas kita adalah menjauhi riba tersebut. Jika sudah terlanjur erat dengan riba maka tugas kita adalah meninggalkannya. Simak firman Allah dan Hadits Rasulullah berikut ini.

 “Orang-orang yang Makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) peny akit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), Maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah : 275)

Rasulullah SAW bersabda, “Riba terdiri atas tujuh puluh jenis yang berbeda-beda, yang paling ringan ialah setara dengan seorang lelaki yang berzina dengan ibunya.” – HR. Ibnu Majah, Baihaqi.

Rasulullah Saw. bersabda, “Satu dirham riba, yang diterima oleh seorang lelaki dengan sepengetahuannya, lebih buruk dibanding berzina tiga puluh enam kali.” – HR. Ahmad

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Pada malam aku naik ke surga, aku mendatangi orang-orang yang perutnya sebesar rumah penuh dengan ular yang terlihat dari luar. Aku bertanya pada Jibril, siapa mereka, dan dia menjawab bahwa mereka adalah orang-orang yang memakan riba.” – HR. Ahmad, Ibnu Majah.

Nah, itulah alasan mengapa riba itu haram, riba hanya akan merugikan diri sendiri dan orang lain bahkan masyarakat luas. Perbuatan riba adalah perbuatan dzolim. Oleh karenanya dosanya pun tak tanggung-tangung, sangat besar dan mengerikan.

 

 

 

DE PRIMA TUNGGULWULUNG, HUNIAN ISLAMI PERTAMA, TERBESAR DAN TERLENGKAP DI KOTA MALANG

Email : primaland.id@gmail.com
Instagram : @primaland.id
Facebook : @primalandofficial